Posts

“EVERY FIRST OPENS THE DOOR FOR MANY”

Image
  “EVERY FIRST OPENS THE DOOR FOR MANY”  Oleh Giokni WTC Writer | Trainer | Coach Hari ini, 8 Maret 2021, sesaat menatap halaman depan Google-search dan ada tema visual yang istimewa, “Klik,” ternyata “2021 International Women’s Day”. Saya menelusuri tema yang diangkat Google terkait peringatan ini. Menarik! Every first opens the door for many. Kisah-kisah yang diangkat Google seputar “Perempuan pertama yang… (di berbagai bidang)”. Saya merenung. Saya mencoba untuk merefleksikan ke dalam diri dan melepaskan eksklusif gendernya, namun pada tema “Every FIRST…” Setiap YANG PERTAMA, …  Apa hayoo?  Deg-degan, bingung, masih salah dan keliru, ngga sempurna, belum jelas, ada ragu, ada tanda tanya, ada galau, ngga nyaman deh pastinya. Temukan apa yang kamu kuasai sekarang dan jauh sebelumnya kamu merasakan kondisi di atas?  Semua keahlianmu diawali dengan mencoba, itulah kali pertama. Kali pertama yang menggetarkan jiwa diikuti pertanyaan pada diri sendiri, “Akankah ini...

BARONGSAI: INNER & OUTER GAME

Image
  BARONGSAI: INNER & OUTER GAME Oleh Giokni WTC Writer | Trainer | Coach Perayaan Tahun Baru Imlek kali ini berbeda. Tradisi pertemuan tatap muka digantikan tatap layar. Termasuk performance Barongsai yang biasanya dinikmati secara langsung, saat ini cukup menyaksikannya di layar kaca.  Barongsai—pertunjukan seni—yang sering dipertontonkan kala Imlek tiba. Kostum lengkap dengan topeng besar menyimbolkan hewan singa menari-nari dan membuat gerakan akrobatik seiring dengan meriahnya musik. Saya ingat saat anak saya—Joanna—berusia 4 tahun, di sebuah atrium mall ada kostum barongsai yang tergeletak di samping panggung, dia mendekat dan menyentuhnya. Beberapa saat kemudian ketika pertunjukan dimulai, dia memeluk erat daddy-nya menyaksikan barongsai membuat gerakan agresif, berdiri dan melompat. Kami memberi penjelasan padanya bahwa ada manusia yang menggerakkan, memainkan kostum singa besar itu.  Gerakan orang (atlit/penari) di dalam kostum barongsai akan menghasilkan gera...

MELAKUKANNYA DARI DEKAT

  MELAKUKANNYA DARI DEKAT Oleh Giokni WTC Writer | Trainer | Coach Suatu pagi di Whatsapp Group keluarga, keponakan saya memposting video singkat yang menggambarkan anaknya—perempuan, 14 bulan—sedang berdandan. Tangan mungilnya ditepuk-tepukkan pada tempat bedak lalu dipupurkan ke pipi kiri, ulang lagi lalu ke pipi kanan. Jovanka sedang bertingkah seperti mamanya sebelum berangkat ke kantor. Bocah lucu ini mengamati. Pengamatannya dari dekat membuatnya menjadi peniru ulung! Saya juga teringat beberapa waktu lalu berada di antrian kasir. Di depan saya ada dua anak SD kakak beradik. Si adik sedang main game di handphonenya lalu si kakak merebut, spontan di adik berteriak sambil melotot, “Hoeee… anjing lo.” Trolley yang sedang dipegang sang kakak terdorong mengenai ibu mereka yang berdiri di depan trolley. Belum hilang kaget saya mendengar umpatan tadi, sekarang giliran si ibu dengan komentar, “Brengsek ni anak, dasar goblok.” Hmmm… ternyata kamus percakapan mereka memang kurang lebih...

JIKA HABIS MASANYA

Image
  JIKA HABIS MASANYA Oleh Giokni WTC Writer | Trainer | Coach Saat berjalan pagi di Bogor, Sentul, atau dimana pun masih bisa “memeluk” alam sering saya bertemu dengan John Doe maupun Jane Doe. SI “JD” adalah nama yang diberikan oleh petugas Puslabfor jika korban meninggal tidak beridentitas. Kali ini John atau Jane Doe itu berupa serangga yang sudah terbujur kaku dan biasanya dengan posisi terbalik.  Ukuran mereka beragam, dari sekecil semut, laron hingga sebesar kecoa.  Perjumpaanku dengan “the body” (tubuh, jasad) membawa pada refleksi tentang masa hidup dan saat mati. Berita tentang kematian karena Covid-19 sudah direkap menjadi angka dua atau tiga digit, tak lepas dari kesedihan dan kehilangan saat angka ke sekian itu adalah orang yang kita kenal dengan baik. Juga jelang akhir 2020 ada pula kematian tokoh pemilik bisnis besar yang masih muda, kuat, cerdas, dan dikenal luas, bahkan salah satu bukunya saya punya, hampir juga berkunjung untuk benchmark perusahaannya di ...

GANTI KALENDER

Image
  GANTI KALENDER Oleh Giokni WTC Writer | Trainer | Coach “Ganti kalendernya,” terngiang kembali kalimat yang diucapkan oleh Mamaku kepada Papa. Mereka sudah menyiapkan kalender harian—yang disobek setiap hari—jelang tahun baru. Saat itu saya masih tinggal bersama mereka.  Sekarang, 1 Januari di tahun yang baru, 2021! Banyak orang beberapa hari kemarin mengungkapkan, “Semoga tahun 2020 segera berlalu, ya…” Tahun 2020 ada tamu tak diundang, datang, mengubah semua tatanan yang sudah nyaman.  Hmm.. pertanyaannya, tamunya pasti sudah pergi di tahun 2021?  Hmm… entahlah. Jadi, ada apa di balik peristiwa GANTI KALENDER? Hari ini di kala kalendernya masih utuh-tebal dibandingkan dengan hari kemarin saat kalendernya tinggal selembar?  Pertanyaan pagi inilah yang memantik saya untuk merenung membaca tentang konsep waktu, sistem penanggalan, dan bernostalgia dengan tindakan Mama Papa di hari pertama tahun baru.  Penanggalan membantu kita secara kolektif untuk punya t...

SEPEDA DAN SELADA AIR

Image
  SEPEDA dan SELADA AIR Oleh Giokni WTC Writer | Trainer | Coach Seminggu satu atau dua kali saya jogging. Di tengah selasar jogging track yang bentuknya lingkaran, tak jarang saya melewati perempuan atau laki-laki petugas kebersihan dan kerapian taman. Ada yang menyerok genangan air sisa hujan semalam dan memasukkannya ke dalam lubang got. Ada yang dengan kedua tangannya memegang gunting besar memangkas daun-daun tanaman yang sudah mulai keluar dari pola bentuknya. Selain berjalan terengah-engah dengan masker menutup hidung-mulut-dagu, saya seringkali memperhatikan mereka atau bahkan serangga yang lewat di depan sepatu. Hasil tangkapan visual tak jarang berkata-kata di dalam pikiran. Itu yang membuat perjalanan hampir 5 km menjadi tak terasa lama. Selain makhluk hidup bergerak yang ikut meramaikan waktu jalan solo saya, terlihat juga beberapa sepeda mini milik mereka terparkir.  Kejadian kemarin pagi, setelah saya keluar dari jogging track, untuk kembali ke mobil, saya melewa...

PEREMPUAN: UNIK, BERHARGA, BERDAYA

Image
PEREMPUAN: UNIK, BERHARGA, BERDAYA Oleh Giokni WTC Writer | Trainer | Coach Tulisan ini berangkat dari respek saya pada seorang perempuan keturunan Yunani yang lahir di Australia—Christine Caine (CC)! Dia banyak menulis buku, berbicara untuk menguatkan banyak orang dan terutama pelayanannya dalam ‘human trafficking’, taglinenya “Slavery Ends Here”, misinya adalah memberdayakan perempuan di manapun.  Dalam salah satu bukunya—UNASHAMED—diceritakan bagaimana mereka menolong korban perdagangan manusia—yang kebanyakan perempuan di bawah umur—untuk dijadikan “budak”/komoditi seks.  Berdasarkan pengalamannya, inilah faktanya. Situasi yang dihadapi adalah tentang PERBUDAKAN (SLAVERY), korbannya disebut sebagai BUDAK (SLAVE). Hal. 112; ada perbedaan besar antara 2 hal ini: 1. Taking the slave out of slavery is a RESCUE MISSION. Merebut budak dari perbudakan adalah misi penyelamatan.  2. Taking the slavery out of the slave is a PREPARATION PROCESS. Memulihkan (mental, pola pikir, s...